Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menjadi ancaman serius di wilayah Kalimantan. Selain memicu kabut asap pekat yang mengganggu kesehatan, Karhutla kerap membawa dampak domino pada infrastruktur vital, salah satunya adalah gangguan pasokan listrik harian. Dalam situasi darurat ini, keandalan Generator Set (Genset) menjadi salah satu benteng pertahanan utama untuk menjaga operasional fasilitas penting dan rumah tangga.

1. Risiko Pemadaman Listrik di Area Terdampak

Saat karhutla meluas, jaringan transmisi listrik rentan mengalami gangguan. Kebakaran yang mendekati tiang listrik, kerusakan kabel akibat panas ekstrim, atau langkah pencegahan (safety shutdown) dari pihak penyedia listrik dapat menyebabkan pemadaman bergilir hingga total. Tanpa pasokan listrik cadangan, penanganan bencana di lapangan bisa lumpuh.

2. Menjaga Operasional Pemadam dan Posko Bencana

Posko penanggulangan karhutla dan tim pemadam di lapangan bergantung pada listrik untuk:
Pengisian Daya Alat Komunikasi: Radio HT, HP, dan perangkat koordinasi tim.
Penerangan Malam Hari: Pencahayaan di posko pengungsian atau area pemadaman.
Pompa Air Listrik: Mengisi tangki atau menyalurkan air di titik penampungan sementara.

Tanpa genset yang siap pakai, koordinasi pemadaman dan respon cepat bencana akan sangat terhambat.

3. Fasilitas Kesehatan dan Penyaring Udara (Air Purifier)

Kabut asap pekat memicu lonjakan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Rumah sakit, puskesmas, serta ruang evakuasi memerlukan pasokan listrik tanpa henti untuk menjalankan tabung oksigen, alat medis, dan pemurni udara (air purifier). Genset yang terawat memastikan fasilitas kesehatan tetap berfungsi normal di tengah pemadaman.

4. Menjaga Komunikasi dan Akses Informasi

Di era digital, akses informasi terkait pembaruan titik api (hotspot), ketersediaan jalur evakuasi, dan arahan pemerintah sangat bergantung pada daya perangkat dan jaringan seluler. Genset memastikan stasiun pemancar sinyal (BTS) lokal maupun perangkat komunikasi pribadi tetap aktif.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Bencana Datang

Agar genset berfungsi optimal saat kondisi darurat karhutla, beberapa poin krusial wajib diperhatikan:

Ketersediaan Bahan Bakar: Simpan cadangan solar/bensin di tempat tertutup yang aman dari paparan panas berlebih.

Filter Udara (Air Filter): Kabut asap dan debu sisa pembakaran yang tebal cepat menyumbat filter udara genset. Pastikan filter dibersihkan atau diganti secara berkala.

Aturan Beban 80%: Hindari membebani genset hingga daya maksimumnya. Gunakan beban maksimal di angka 80% dari daya kontinu (rated power) agar mesin tidak cepat panas (overheat) di tengah suhu udara Kalimantan yang tinggi.

Penyimpanan: Letakkan genset di area berventilasi baik namun terlindung dari paparan langsung debu/abu kebakaran.

Kesimpulan

Kesiapan genset bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan bagian dari mitigasi risiko keselamatan saat darurat Karhutla di Kalimantan. Pemeliharaan rutin pada unit genset, cadangan bahan bakar yang cukup, dan pemahaman terkait kapasitas daya menjadi kunci utama agar daya listrik tetap andal di situasi kritis.